Author : Muhammad Aryo Prayogo Syafi'i   , Teguh Hady Ariwibowo, Prima Dewi Permatasari
ABSTRAK

Berdasarkan data kecepatan angin di berbagai wilayah, sumberdaya energi angin Indonesia berkisar antara 2,5 – 5,5 m/detik pada ketinggian 24 meter di atas permukaan tanah. Dengan kecepatan tersebut sumberdaya energi angin Indonesia termasuk dalam kategori kecepatan angin kelas rendah hingga menengah.Secara keseluruhan, potensi energi angin Indonesia diperkirakan mencapai 9.290 MW. Penelitian ini menguraikan tentang bagaimana pengaruh perubahan sudut pitch terhadap unjuk kerja turbin angin sumbu vertikal yang berupa rpm, torsi dan Cp turbin. Variasi sudut pitch antara lain 0°, 10° dan 20°. Model turbin adalah turbin H-Darrieus memiliki diameter 50cm, span 70cm, chord 7,5cm dengan airfoil NACA 0021. Model turbin diuji di dalam windtunnel dengan kecepatan angin yang bangkitkan oleh fan tipe hisap dengan kecepatan hisap yang diatur-atur. Data yang di ambil adalah rpm turbin dan torsi turbin. pengukuran rpm turbin menggunakan alat ukur tachometer dan pengukuran torsi menggunakan mekanisme torsimeter. Pengaturan sudut pitch meningkatkan torsi yang dibangkitkan oleh sudu turbin, menghasilkan gaya tangensial yang lebih baik untuk memutar rotor turbin pada TSR yang rendah. Peningkatan sudut pitch meningkatkan besarnya sudut serang dan meningkatkan torsi yang dibangkitkan pada sudu turbin. Variasi sudut pitch 0 menghasilkan nilai Cp tertinggi 0,0019 pada TSR 0,21. Pada variasi sudut pitch 20 diperoleh Cp 0,00157 pada saat TSR 0,0975. Seiring dengan peningkatan TSR pada pengaturan peningkatan sudut pitch mengalami penurunan performa, penurunan performa turbin akibat putaran yang dihasilkan turbin tidak sebanding dengan sumber kecepatan angin atau stall. Penambahan sudut pitch meningkatkan performa turbin berupa Cp pada TSR rendah.

[DOWNLOAD ABSTRACT]