Author : Muhammad Fauzul Dzikrul Hakim   , Taufiqurrahman, Dedid Cahya Happyanto, Santi Anggraeni
ABSTRAK

Penggunaan beban listrik rumah tangga pada suatu rumah setiap harinya seperti AC (Air Conditioner) atau kipas angin, lampu, kulkas, pompa air dan lain sebagainya merupakan suatu hal yang wajar. Pada sebagian beban listrik memang ada yang harus selalu aktif, namun ada pula yang tidak harus selalu aktif. Karena penggunaan beban listrik yang tidak menentu itulah yang terkadang membuat user lupa untuk mematikannya saat terburu-buru atau saat akan bepergian, sehingga dapat berdampak buruk akibat penggunaan daya yang berlebihan. Dari permasalahan ini diperoleh ide untuk mengantisipasi hal tersebut berupa penerapan suatu sistem monitoring dan controlling pada beban listrik dengan memanfaatkan media sosial yaitu twitter. Dalam sistem digunakan mikrokontroler yang telah terintegrasi dengan twitter, x-bee, sensor arus, dan LCD graphic, sehingga proses monitoring penggunaan daya dan kondisi beban listrik serta controlling beban listrik dapat dilakukan pada twitter melalui status atau komentar. Informasi daya pemakaian beban listrik yang diperoleh dari alat pembacaan daya yang diterima via wireless oleh x-bee selanjutnya akan diproses oleh mikrokontroler untuk ditampilkan pada LCD graphic Nokia 5110 serta ditampilkan pula pada akun twitter sebagai data monitoring daya dan parameter beban secara real time setiap 10 menit, sehingga nantinya dapat memudahkan user untuk melakukan monitoring dan controlling beban listrik dari jarak jauh. Sistem juga dapat memonitor kondisi beban melalui pembacaan data dari sensor arus sebagai indikator beban pada tiap terminal listrik AC. Sedangkan untuk mengontrol beban listrik pada masing-masing terminal AC cukup dengan menulis pesan di Twitter sesuai format yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil pengujian, penggunaan sensor arus non-invasive untuk pembacaan arus mempunyai nilai error kurang dari 9,09 %. Dan dari hasil pengujian keseluruhan sistem menunjukkan bahwa alat sudah dapat melakukan pengontrolan beban melalui status pada twitter selama pembuatan status sesuai dengan ketentuan dan tidak ada status yang sama karena dapat menyebabkan terjadinya error.

[DOWNLOAD ABSTRACT]