Author : Satria Wahyu Indrawan   , Mike Yuliana, Rahardhita Widyatra Sudibyo
ABSTRAK

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi yang semakin pesat, perlu dikembangkanya suatu sistem kesehatan terutama dalam lingkup monitoring pasien rawat inap. Hal ini dikarenakan sistem yang saat ini diterapkan masih tergolong manual, dengan sistem kerja pihak rumah sakit harus melakukan pemeriksaan secara langsung terhadap kondisi pasien rawat inap. Dari masalah tersebut penulis melakukan perancangan sistem yang secara otomatis dapat mengukur suhu tubuh dan detak jantung, serta penambahan sistem keamanan di rumah sakit, perancangan suhu tubuh dan detak jantung memanfaatkan sensor DS18B20 dan ear clip heart rate sensor yang diintegrasikan dengan arduino sebagai minimum systemnya. sedangkan perancangan system keamanan dilakukan dengan pembuatan alat authentikasi berupa RFID reader yang digunakan untuk melakukan pembacaan RFID tag yang dimiliki oleh dokter, jika ID yang tersimpan di RFID tag sesuai dengan database maka dokter dapat login dan melanjutkan proses pemeriksaan terhadap kondisi pasien di ruangan tersebut. Jika tidak maka dokter tidak akan memiliki akses untuk melakukan pengambilan data kesehatan pasien, media pengiriman data dilakukan dengan memanfaatkan teknologi Bluetooth yang dapat mengirimkan informasi tanpa kabel. Pada sistem yang telah dibuat dokter hanya memerlukan waktu 0.7 detik untuk melakukan proses login dan logout dengan menggunakan RFID. RFID tag yang dimiliki oleh dokter dapat menyimpan data dengan maksimal panjang data 16 digit dan minimal 3 digit dan dapat digunakan sampai dengan jarak pembacaan sejauh 4 CM, dan bila terdapat penghalang diantara RFID reader dan RFID tag pada saat proses pembacaan, maka jarak pembacaan akan berkurang sejauh 1 CM untuk tiap tag. sensor yang digunakan pada sistem ini dapat dikatakan memiliki tingkat akurasi yang tinggi, karena dari hasil pengujian sensor suhu tubuh dan sensor detak jantung yang digunakan hanya memiliki presentase kesalahan sebanyak 0.9% dan 2.26% dari hasil 25 kali percobaan. sedangkan jarak terjauh yang dapat digunakan untuk pengambilan data dengan Bluetooth adalah 40 CM jika tidak terdapat penghalang diantara pengirim dan penerima.

[DOWNLOAD ABSTRACT]