STUDI EKSPERIMEN PENGARUH RASIO KERAPATAN BAHAN ISIAN TERHADAP PERFORMANSI MENARA PENDINGIN TIPE FORCED DRAFT COUNTER FLOW
ABSTRAK
Menara pendingin adalah sebuah alat penukar kalor dua fluida, air dan udara. Perpindahan kalor terjadi secara langsung atau direct contact antara satu dengan yang lainnya untuk memindahkan kalor (waste heat) ke atmosfer. Kinerja pada menara pendingin dapat diamati dari besarnya nilai laju perpindahan kalor, efektivitas dan NTU. Maka dilakukan sebuah penelitian pada menara pendingin tipe counterflow dengan temperatur air masuk adalah 50°C. Dibandingkan hasil kinerja menara pendingin dengan memvariasikan rasio kerapatan bahan isian sebanyak 10 macam. Yaitu 0,1829; 0,2065; 0,2299; 0,2535; 0,2625; 0,2850; 0,3165; 0,3891; 0,4096; dan 0,5655 yang terbuat dari sedotan yang disusun membentuk ruas-ruas. Selain itu divariasikan kecepatan udara yang keluar dari fan sebesar 15,2 m/s; 17,5 m/s; dan 18,4 m/s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memberikan bahan isian pada menara pendingin jenis forced draft counter flow dapat meningkatkan performansi kinerja menara pendingin. Hal yang sama terjadi saat kecepatan udara masuk kolom menara ditingkatkan dan rasio kerapatan bahan isian diperluas, maka performansi kinerja menara pendingin akan meningkat. Nilai laju perpindahan panas, efektivitas, dan NTU tertinggi secara berturut-turut adalah 2,4185 kW, 0,8302, dan 3,7461 dalam kondisi jarak kerapatan bahan isian 0,5655 dan kecepatan udara masuk sebesar 17,5 m/s.
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer