STUDI EKSPERIMENTAL SOLAR UPDRAFT TOWER DENGAN VARIASI DIAMETER INLET TOWER UNTUK MENGETAHUI PENGARUHNYA TERHADAP DAYA MEKANIK YANG DIHASILKAN
ABSTRAK
Pemanfaatan energi terbarukan (renewable energy) mulai mengalami perkembangan yang pesat. Apalagi energi konvensional yang sering digunakan (minyak, gas, dan batubara) semakin lama semakin menipis ketersediaannya. Salah satu dari energi terbarukan (renewable energy) adalah energi yang berasal dari matahari. Salah satu cara lain untuk memanfaatkan energi matahari adalah dengan membangun Solar Updraft Tower yang memanfaatkan kolektor untuk menangkap energi matahari dan tower untuk menempatkan turbin atau saluran tempat keluarnya aliran udara. Salah satu factor yang mempengaruhi performa dari solar updraft tower adalah diameter inlet tower. Sehingga dilakukan penelitian solar updraft tower skala lab dengan diameter inlet tower sebagai variable bebasnya sebesar 48mm, 114mm, dan 165mm sedangkan kecepatan udara dan daya mekanik sebagai variable terikat. Pengambilan data dilakukan pada jam 09.00 hingga 15.30. Kemudian didapat nilai temperatur kolektor, temperatur udara kolektor, temperatur inlet tower, temperatur outlet tower. Hasil pengujian juga menunjukkan nilai variabel terikat mengalami peningkatan dengan nilai daya mekanik tertinggi pada diameter inlet tower 165mm.
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer