Author : Zeni Ria Rohmawati   , Nur Adi Siswandari, Okkie Puspitorini
ABSTRAK

Seiring meningkatnya kepadatan penduduk di Surabaya berdampak pada kemacetan, kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas. Dengan memanfaatkan teknologi Intelligent Transportation System (ITS) yang saat ini dikembangkan untuk memberikan solusi pada permasalahan transportasi, dimana kendaraan dapat saling berkomunikasi satu sama lain untuk berbagi informasi tentang kondisi lalu lintas, pemberitahuan kecelakaan, kondisi jalan, dan bantuan driver. Pada penelitian ini dilakukan simulasi untuk menganalisa system komunikasi kendaraan dengan infrastuktur jalan (V2I) pada urban area di Surabaya dengan simulasi komunikasi dilakukan pada Jalan Basuki Rahmat Surabaya. Sistem komunikasi ini menggunakan Standard IEEE 802.11p untuk aplikasi Dedicated Short Range Communication (DSRC) dengan alokasi frekuensi pada channel plan berdasarkan Federal Communication Commission (FCC) yaitu 5,860-5,925 GHz. Dengan memanfaatkan jembatan penyebrangan yang ada sebagai tempat peletakan Roadside Unit (RSU) yang berfungsi untuk menyiarkan pesan peringatan pada On-Board Unit (OBU) yang terpasang pada kendaraan yang melintasi jalan tersebut. Dari daya terima yang diperoleh pada masing – masing frekuensi, coverage area RSU yang diperoleh pada frekuensi 5,8 GHz adalah 900 meter dengan sensitivitas -103 dBm dan 400 meter pada 5,9 GHz dengan sensitivitas -95 dBm. Dengan range SNR 14 dB sampai 18 dB BER yang dihasilkan hanya mencapai 10-3 ¬–ntuk 5,8 GHz dan 10-4 untuk 5,9 GHz. Untuk mendapatkan nilai BER 10-6 dibutuhkan kualitas sinyal dengan daya yang lebih besar dari 33 dBm.

[DOWNLOAD ABSTRACT]