Author : Ainul Yakin Efendi   , Anang Tjahjono, Arman Jaya
ABSTRAK

Smart microgrid merupakan salah satu contoh pola pembangkitan terdistribusi yang bisa melingkupi berbagai macam pembangkit listrik dari PLN ataupun pembangkit listrik tersebar Distributed Generation (DG) seperti angin, cahaya matahari, biogas, dll. Namun sistem smart microgid sangat rentan terhadap gangguan over current yang disebabkan karena beban melebihi kapasitas arus maksimal (over load) dan hubung singkat (short circuit). Berdasarkan masalah tersebut, maka pada proyek akhir ini membuat suatu sistem proteksi yang bersifat adaptif yaitu merubah otomatis setting parameter relay saat terjadi gangguan dan perubahan kondisi sumber dan load menggunakan operasi lookup table. Untuk interaksi setiap relay dengan master menggunakan komunikasi serial RS-485 dengan 3 client berupa mikrokotroler ARM (STM32F407VGT6) yang terdiri dari 8 Over Current Relay (OCR). Pada pengujian proyek akhir ini terbukti dapat menciptakan proteksi yang bersifat adaptif dengan perubahan setiap setting parameter relay saat terjadi gangguan dan perubahan kondisi baik sumber ataupun beban sehingga dapat meminimalisir terjadinya pemutusan operasi pada jaringan smart microgrid dengan error waktu trip rata-rata pada setiap OCR adalah 0.3%. Kecepatan pengolahan data dari saat terdeteksi gangguan sampai CB trip sebesar 20ms sehingga sistem proteksi ini bisa diterapkan pada sistem jaringan smart grid.

[DOWNLOAD ABSTRACT]