Author : Narendra Surya Kurniarso   , Endra Pitowarno
ABSTRAK

Flying Car ini merupakan salah satu jenis wahana yang dapat beroperasi di dua jenis lingkungan yang berbeda, yaitu darat dan udara. Wahana ini dilengkapi dengan 4 buah motor sebagai aktuator baling-baling (propeller) untuk melakukan penyusuran lintasan atau navigasi di udara. Untuk melakukan penyusuran lintasan atau navigasi di daratan, maka perlu dilengkapi sebuah motor sebagai actuator yang digunakan sebagai sistem gardan. Wahana ini memiliki bentuk seperti mobil pada umumnya, yang mempunyai prinsip melayang (hover) mirip Quadcopter. Wahana ini bergerak secara autonomous dengan pengawasan trajektori dan sikapnya melalui GCS (Ground Control Station) secara wireless. Serta dilengkapi penggunaan GPS yang langsung tersambung dengan satelit sebagai kendali navigasi dari trajektori. GPS akan merekam seluruh trajektori dari wahana, yang nantinya akan dibandingkan dengan trajektori referensi yang sudah ditentukan. Digunakan Waypoint sebagai sebuah pergerakan navigasi untuk menyusuri trajektori yang telah ditentukan dengan cara membuat plot titik (point) pada keseluruhan trajektori yang akan dilewati. Pengujian wahana dilakukan di lapangan merah, jalan depan gedung TC dan jalan depan POS satpam gedung D4 PENS yang kondisinya tidak sepenuhnya rata dan halus. Hasil dari pengerjaan proyek akhir ini adalah wahana memiliki sudut belok maksimal dari ackerman steeringnya sebesar 1,14 meter sehingga tidak memungkinkan wahana untuk berbelok dengan tajam dan ketika pengujian waypoint untuk penyusuran lintasan dengan beberapa titik/point didapatkan kesalahan-kesalahan berupa penyimpangan terhadap garis lintasan. Namun tujuan wahana ke waypoint berikutnya tetap dapat dicapai meskipun terdapat penyimpangan.

[DOWNLOAD ABSTRACT]