Author : Tria Tiara Putra   , Moh. Zaenal Efendi, Epyk Sunarno
ABSTRAK

Panel surya memiliki peranan penting sebagai pengganti energi tak terbaharukan. Namun panel surya mempunyai kelemahan yaitu memiliki efisiensi yang rendah. Hal ini dikarenakan karakteristik V-I panel surya yang tidak linier terhadap pembebanan. Selain itu, daya keluaran panel surya juga dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu jumlah radiasi sinar matahari dan temperatur panel surya. Dalam merancang sistem panel surya yang efisien tentunya tidak lepas dari kontrol Maximum Power Point Tracking (MPPT) dan konverter. Pada proyek akhir ini sistem MPPT menggunakan metode incremental conductance yaitu sebuah algoritma yang mencari delta P terhadap delta V yang bernilai nol sebagai pertanda puncak suatu kurva. Hasil tegangan keluaran panel surya kemudian dinaikan menjadi tegangan keluaran lebih besar dengan bantuan DC - DC full bridge converter 3 fasa terisolasi yang dikontrol oleh Pulse Width Modulation (PWM) berbasis mikrokontroler ARM STM32F407VG. Tegangan keluaran dari DC - DC full bridge converter 3 fasa terisolasi selanjutnya digunakan untuk suplai inverter 3 fasa. Dengan Kontrol MPPT algoritma Incremental Conductance efisiensi daya keluaran panel surya dapat ditingkatkan. Besar kenaikan daya mengikuti jenis beban yang digunakan. Pada beban lampu pijar, besar peningkatan daya keluaran panel surya mencapai 51,42%, sedangkan pada beban motor induksi 3 fasa, peningkatan daya keluaran panel surya mencapai 31,76%. Untuk energi yang didapatkan dalam waktu setengah jam pada pagi hari dengan beban lampu pijar, panel surya dengan kontrol MPPT mampu menghasilkan energi 405,01 kJ. Sedangkan tanpa kontrol MPPT, panel surya mampu menghasilkan energi 283,69 kJ.

[DOWNLOAD ABSTRACT]