Author : Julio Shifer Wahyusah   , Endra Pitowarno
ABSTRAK

Penggunaan Drone atau biasa disebut UAV (Unmanned Aerial Vehicle) saat ini sangat dibutuhkan baik untuk keperluan militer maupun sipil misalnya untuk keperluan monitoring, pencarian, dan penyelamatan. Namun, karena di udara tidak ada jalur atau jalan yang jelas seperti di darat maka diciptakanlah sistem navigasi waypoint yang telah diintegrasikan dengan GPS (Global Positioning System) agar sesuai dengan jalur secara otomatis, juga untuk mengetahui mapping di udara serta berapa ketinggiannya secara real time. Sistem navigasi waypoint dirancang agar Drone mampu mengenali posisi dan memperkirakan jarak yang telah ditempuh untuk meningkatkan akurasi dalam mencapai posisi tujuan, dengan rute yang telah ditentukan oleh operator. Octocopter merupakan salah salah satu jenis rotorcraft yang memiliki 8 buah rotor pada ujung-ujung frame. Untuk menggerakkan Octocopter, yang harus dilakukan adalah mengatur kecepatan putaran tiap motor. Pada studi ini membahas tentang pengaturan gerakan navigasi dari Octocopter yang menggunakan metode waypoint. Perangkat software yang digunakan adalah Microsoft Visual Studio untuk membuat GUI (Graphically User Interface) dan hardware sebagai kontrol menggunakan APM (ArduPilot Mega) 2.5 yang telah diintegrasikan dengan IMU (Inertial Measurement Unit) dan GPS. Sesuai percobaan yang telah dilaksanan, ternyata error yang dimiliki GPS sebesar radius 10 meter.

[DOWNLOAD ABSTRACT]