Author : Rahajeng Amarilla Izzaty   , Yoedy Moegiharto
ABSTRAK

Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) adalah skema modulasi multicarrier yang mampu bekerja dengan baik pada multipath fading, terutama untuk transmisi data kecepatan tinggi. Salah satu kelemahan OFDM adalah mempunyai nilai PAPR (Peak To Average Power Ratio) yang tinggi dan membuat sinyal OFDM yang dipancarkan terdistorsi non-linier karena penguat daya tinggi (HPA) akan bekerja pada daerah non- liniernya. Oleh karena itu, diperlukan teknik reduksi PAPR pada bagian transmitter OFDM. Teknik reduksi PAPR paling sederhana adalah teknik clipping dan filtering, dengan melipat (clipping) amplitudo sinyal OFDM pada level tertentu sebelum ke penguat (HPA) dan menyaring (filtering) spektrumnya. Kinerja teknik reduksi PAPR clipping dan filtering untuk jumlah subcarrier = 256 pada pengamatan BER = 10-6 lebih baik 0,55 dB dari subcarrier = 128 Begitu juga pengaruh nilai clipping ratio nya, pada nilai BER = 10-6 kinerja untuk clipping ratio = 1.4 lebih baik 0,17 dB dari clipping ratio 0,8. Dari kurva CCDF pada level PAPR0 = 8 dB probabilitas PAPR>PAPR0 untuk clipping ratio = 1,2 lebih baik 0,43 dari clipping ratio = 0,4, Sedangkan probabilitas PAPR>PAPR0 pada level PAPR0 = 8 dB untuk subcarrier = 128 lebih besar 0,41 dari subcarrier = 64.

[DOWNLOAD ABSTRACT]