Author : Muhammad Reinald Enesta   , Hendik Eko HS, Fernando Ardila
ABSTRAK

All-terrain robot digunakan untuk pemantauan lingkungan yang berfungsi pada sejumlah lingkungan yang mungkin sulit bagi manusia untuk beroperasi. Selain melintasi medan yang beragam (misalnya, rumput tinggi, pasir, kerikil, reruntuhan), sistem robot harus mampu mengatasi struktur buatan manusia seperti tangga , serta harus mampu menghasilkan pergerakan yang signifikan, peralatan penginderaan dan kekuatan untuk mempertahankan sistem operasi. All-terrain dirancang untuk operasi di sejumlah lingkungan indoor dan outdoor. robot ini mampu beroperasi di lingkungan yang berlumpur, karena sinkronisasi pergerakan dari empat roda tri-lobe dengan menggunakan sensor rotary encoder sebagai penentu sudut pergerakan, yang masing-masing dihubungkan dengan torsi DC motor aktuator dipasang pada chassis yang didesain dengan menggunakan material yang kuat serta memiliki elaksisitas yang tinggi sehingga dapat menghasilkan pergerakan yang fleksibel. Dengan menggunakan sensor rotary encoder sebagai penentu sudut pergerakan sebagai acuan pada saat sinkronisasi. Tujuan dari desain all-terrain robot menyediakan sumber daya untukRemotely Operated Vihicle dalam sebuah platform yang bisa mengatasi keterbatasan lingkungan tersebut. Robot ini terinsiprasi dari “loper robot” dimana robot ini sendiri memiliki pergerakan yang dikontrol dengan remotely operation untuk proses manuver dan pemantauan lingkungan dengan menggunakan kamera.

[DOWNLOAD ABSTRACT]