Author : Maharaga Wissanggeni   , Eru Puspita, Paulus Susetyo Wardhana
ABSTRAK

Banyaknya kecelakaan sepeda motor pada pengendara muda yang telah memunyai SIM serta perilaku ugal-ugalan mereka ketika menggunakan hak jalan raya memberikan gagasan pada proyek akhir ini untuk memberitahukan keadaan yang sedang terjadi kepada orang tua tentang jejak berkendara sepeda motor anak mereka pada saat sepeda motor aktif dikendarai. Untuk mewujudkan gagasan tersebut, informasi yang dikirimkan adalah berupa kecepatan, kemiringan, dan posisi terakhir sepeda motor yang dikendarai pengendara ketika parameter(kecepatan dan kemiringan) sepeda motor mencapai batas maksimal yang telah ditentukan oleh sistem. Diharapkan dengan adanya pembuatan proyek akhir ini dapat membantu para orang tua memonitoring perilaku anak-anak mereka tanpa harus menghubungi sewaktu-waktu. Justru dengan adanya proyek akhir ini, informasi akan terkirim sewaktu-waktu ketika batas parameter telah dicapai atau melebihi. Beberapa sensor yang digunakan seperti Rotary encoder yang telah dimodifkasi dengan menggunakan lubang cakram untuk mengukur kecepatan sepeda motor dan IMU(Intertial Measurement Unit) untuk mengukur kemiringan sepeda motor. Dimana proses penghalusan data IMU diterapkan menggunakan filter Kalman. Dan untuk mengetahui posisi terakhir sepeda motor, digunakan SKM53 untuk mengambil data posisi serta WAVECOM untuk mengirimkan informasi terangkum yang dikomputasi oleh ATMega164PA sebagai otak pemprosesan dari seluruh sistem. Keberhasilan alat ini dalam mengirimkan informasi kemiringan dan kecepatan ketika mencapai warning mencapai 100%.

[DOWNLOAD ABSTRACT]