Author : Yosua Tetra Priyatno   , Akhmad Hendriawan, Elly Purwantini
ABSTRAK

Saat ini penelitian tentang tracking objek dengan menggunakan quadcopter ramai dibicarakan di masyarakat. Metode yang umum dilakukan adalah dengan mengirimkan gambar menggunakan wifi atau video transmitter ke pc untuk dilakukan pengolahan citra. Kelemahan dari metode tersebut adalah data gambar yang akan diproses tidak dapat realtime karena adanya latency dari data yang dikirimkan dengan data yang diterima. Penelitian ini memberikan solusi untuk penelitian yang telah ada yaitu dengan mengintegrasikan sistem image processing dengan kontroller quadcopter sehingga pemrosesan gambar menjadi lebih cepat karena tidak ada latency antara gambar yang dikirim dengan gambar yang diterima. Metode yang digunakan ada tiga, yaitu proses menangkap objek, proses menghilangkan noise, dan proses tracking objek. Pada proses menangkap objek, setelah objek ditemukan, maka dilakukan proses konversi dari warna RGB menjadi HSV. Objek yang telah dikonversi warnanya, dilakukan proses thresholding agar objek yang akan ditracking dapat diproses lebih lanjut. Setelah itu dilakukan proses untuk menghilangkan noise dengan metode erosi dan dilasi. Lalu dilakukan proses tracking dengan cara mendeteksi perbedaan warna objek dengan warna latar secara terus-menerus. Proses tracking ini dilakukan dengan mencari titik tengah dari objek dan membandingkannya dengan titik tengah dari frame kamera. Saat terjadi perbedaan dari titik tengah objek dengan titik tengah frame kamera, maka handphone akan memerintahkan kontroller dari quadcopter untuk bergerak mengikuti objek tersebut. Melalui penelitian ini, proses tracking objek dapat berjalan dengan lancar karena gambar dapat diproses secara realtime.

[DOWNLOAD ABSTRACT]