Author : Puji Rahayu   , Kemalasari, Ali Husein Alasiry
ABSTRAK

Obesitas adalah suatu keadaan dimana terjadi penumpukan lemak tubuh yang berlebih atau abnormal, sehingga dapat membahayakan kesehatan.[1] Menurut Laporan Departemen Kesehatan RI berdasarkan RisKesDas Tahun 2010, status gizi nasional penduduk dewasa di atas 18 tahun menunjukkan kategori kurus 12,6% dan kategori obesitas 21,7%.[2] Sedangkan di Jawa Timur tercatat sebanyak 11,1% mengalami obesitas.[3] Berdasarkan fakta tersebut, pada proyek akhir ini akan dibuat alat pengukur BMI (Body Mass Index) dan persentase lemak tubuh sebagai upaya pencegahan terjadinya obesitas. Dengan alat ini, akan dilakukan pengukuran berat badan, tinggi badan dan pengukuran resistansi tubuh menggunakan sensor. Output sensor akan diproses oleh mikrokontroler AVR ATMega16 dan dengan menggunakan program akan dihitung BMI dan persentase lemak tubuh. Hasil pengukuran berupa berat badan, tinggi badan, nilai BMI dan persentase lemak tubuh akan ditampilkan di LCD. Selain itu data yang dihasilkan akan dianalisa untuk menentukan status gizi tubuh. Alat ini diharapkan dapat memberikan kemudahan serta alternatif bagi masyarakat untuk memantau kondisi gizi dan kesehatannya berdasarkan BMI dan persentase lemak dalam tubuh, serta membantu dalam memberi kesadaran kepada masyarakat terhadap pentingnya kesehatan fisik yang berupa berat badan ideal. Dari hasil pengujian alat ini menunjukkan bahwa berdasarkan data BMI (Body Mass Index), 3 dari 8 orang pasien berada dalam kategori kurus sedangkan berdasarkan persentase lemak tubuh 2 dari 8 orang pasien berada dalam kategori obesitas dan overwight. Error pada pengujian alat ini adalah sebesar 21.10% yang artinya tingkat keberhasilan dari alat ini mencapai 78.9% dari rencana awal. Dimana error yang diperoleh tersebut disebabkan karena perbedaan peletakan sensor untuk membaca resistansi tubuh pasien antara dua alat yang diperbandingkan.

[DOWNLOAD ABSTRACT]