Author : Muafa Rosyad   , Akhmad Hendriawan, Reesa Akbar
ABSTRAK

Alat bantu jalan tunanetra konvensional yang banyak di gunakan saat ini adalah tongkat, binatang, atau orang lain sebagai penunjuk jalan. Beberapa penelitian telah menciptakan alat-alat bantu yang membantu penyandang tunanetra untuk lebih mudah dalam berjalan. Penelitian yang telah dilakukan antara lain tongkat dengan indikator halangan, ikat pinggang ultrasonik dan sepatu dengan deteksi halangan dan langkah. Namun penelitian tersebut memiliki kekurangan yaitu pemakaian alat tersebut terlihat sangat mencolok dan mengganggu kenyamanan tunanetra. Selain itu alat yang ada belum memanfaatkan integrasi dengan perangkat smartphone android yang akhir-akhir ini marak digunakan. Penelitian ini mencoba membuat sebuah alat penunjuk keberadaan halangan yang dapat dipakai layaknya pakaian sehari-hari, yaitu jaket. Pada jaket diberi sensor ultrasonik untuk mendeteksi keberadaan halangan. Karena penggunaan satu sensor hanya dapat mendeteksi halangan yang berada di depan saja, maka perlu ada penambahan beberapa sensor lagi pada beberapa bagian untuk mendapatkan jangkauan yang lebih luas. Maka digunakan sensor sebanyak 6 buah. 5 buah di lingkar pinggang depan, dan satu buah di depan dada untuk mendeteksi halangan yang memiki perbedaan ketinggian. Proses pengukuran jarak menggunakan program array. Penyampaian informasi dilakukan menggunakan android melalaui headset berdasarkan data yang diterima dari mikrokontroler melalui bluetooth. Untuk memudahkan tunanetra, aplikasi android dijalankan dengan trigger NFC.

[DOWNLOAD ABSTRACT]