Author : Arif Indra Rusmianto   , Rika Rokhana, Eru Puspita
ABSTRAK

Proses penetasan puyuh adalah suatu proses perkembangbiakan burung puyuh untuk mendapatkan keturunan. Terdapat 2 metode proses penetasan yakni dengan induk dan tanpa induk. Saat ini metode penetasan tanpa induk banyak dilakukan. Karena proses penetasan tanpa induk dapat menetaskan telur dengan kapasitas yang lebih banyak. Banyak mesin konvensional yang sudah dibuat untuk proses penetasan tanpa induk. Pada mesin konvensional ini tingkat kesuksesan tetas sekitar 60-70%[5] dan mesin tetas masih digunakan secara manual. Padahal bila mesin tetas berjumlah banyak maka akan dibutuhkan banyak tenaga untuk melakukan proses penetasan seperti yang ada pada peternakan. Untuk menghemat tenaga dari peternak dalam proses penetasan. Maka dibutuhkan mesin tetas yang secara otomatis melakukan proses penetasan. Mulai dari pengaturan suhu dan kelembaban sampai pemutaran rak telur secara berkala. Dengan metode fuzzy logic controller yang dipakai pada mesin tetas, maka proses penetasan akan dikontrol oleh metode fuzzy ini. Sehingga proses penetasan akan dikontrol secara otomatis. Dari proses otomatis ini tenaga yang dibutuhkan oleh peternak akan berkurang dan tingkat penetasan menjadi 84 – 90 % .

[DOWNLOAD ABSTRACT]