Author : Ika Ermawati   , Rika Rokhana, Ronny Susetyoko, Hendhi Hermawan
ABSTRAK

Yoghurt merupakan produk hasil fermentasi susu yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, terutama bagi saluran pencernaan. Yoghurt memiliki daya tahan yang jauh lebih lama dibanding dengan susu biasa. Hal penting dalam pembuatan yoghurt terletak pada pembiakkan bakteri, atau yang biasa disebut sebagai proses fermentasi. Proses fermentasi yoghurt memerlukan waktu 14 - 16 jam pada suhu ruang, 11 jam pada suhu 32ËšC, dan 4 - 6 jam pada suhu 45ËšC. Sistem optimasi proses fermentasi ini dirancang untuk mengatur suhu yoghurt dalam fermenter pada 42ËšC dan kadar keasaman yang sesuai standar. Dengan dibuatnya sistem kontrol fermentasi yoghurt ini diharapkan dapat mengatur berjalannya suatu proses fermentasi yoghurt dengan tingkat penggunaan waktu yang lebih efisien dan nilai pH yang sesuai dengan standar demi terciptanya produk yang aman dikonsumsi. Kontrol suhu pada sistem menggunakan kontroler jenis PID, sedangkan kontrol pH dilakukan secara on-off di akhir proses fermentasi. Kontrol PID pada plant susu dengan parameter Kp = 15, Ki = 0.8, dan Kd = 70 dapat mencapai set point suhu 42ËšC dalam waktu 6.32 menit. Sedangkan terbentuknya yoghurt pada sistem membutuhkan waktu sekitar 8 jam 44 menit dengan hasil pengukuran kadar keasaman sebesar 4.77, dimana nilai tersebut telah mengacu pada kisaran nilai pH pada beberapa merk yoghurt yang ada di pasaran.

[DOWNLOAD ABSTRACT]