Author : Enggik Dwi Pamungkas   , Reesa Akbar, Ali Husein Alasiry, Eru Puspita
ABSTRAK

Pemilu merupakan kegiatan besar yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat, Daerah maupun Kota. Selama ini kekurangan yang didapat adalah rekapitulasi data pencoblosan yang membutuhkan waktu lebih lama, membutuhkan panitia yang lebih banyak, dan dana yang sangat besar untuk akomodasi, upah panitia, biaya percetakan dan sarana prasarana. Pemilu Elektronik ini rekapitulasi data lebih cepat, dan dana yang dibutuhkan lebih ekonomis serta bisa digunakan untuk keperluan periode berikutnya. Sistem ini menggunakan e-KTP yang digunakan untuk registrasi sekaligus tiket pemilu. Pemilihan pada bilik menggunakan rangkaian elektronika yang datanya langsung terkirim pada mikrokontroller server terintegrasi dan dikirim pada database server pusat melalui jaringan GPRS dengan adanya validasi data DPT pada webserver maka yang dapat memilih hanya yang belum memberikan suara pada pemilu itu, sehingga penggelembungan suara dapat diatasi. Ketika DPT tidak berada pada alamat tercantum KTP/KK maka tetap dapat memberikan suaranya di semua TPS yang tersedia. Metode hierarki webserver meminimalisir kesalahan lalulintas data. Prosentase error koneksi 5% dan data error pengiriman 0%.

[DOWNLOAD ABSTRACT]