Author : Ridho Kurnia Hasmy   , Kholid Fathoni, Rengga Asmara
ABSTRAK

Saat ini mekanisme pencatatan perbaikan gangguan listrik pada PT. PLN (persero) Rayon Tandes Surabaya menggunakan cara manual. Terdapat 2 gangguan yang ditangani oleh petugas, yaitu gangguan yang dapat langsung diperbaiki dan gangguan yang membutuhkan material atau yang biasa disebut sebagai gangguan memo. Namun dalam praktiknya, perbaikan gangguan sering terhambat karena petugas harus mencari satu persatu data yang dibutuhkan dan juga terkadang petugas harus menunggu adanya stok material yang dibutuhkan untuk perbaikan. Untuk mengatasi masalah tersebut maka dibangunlah suatu sistem yang dapat memberikan solusi alternatif dalam proses pelayanan gangguan listrik. Tidak hanya dengan menyajikan data secara terkomputerisasi namun juga dapat memberikan reminder sebagai pengingat untuk perbaikan yang harus ditangani dan untuk pengadaan material. Sehingga semua petugas dapat melaksanakan setiap tugas dengan maksimal dan dapat bekerja lebih cepat dalam menanggapi pengaduan pelanggan.

[DOWNLOAD ABSTRACT]