Author : Savano Miatama   , M. Zen Samsono Hadi, Haryadi Amran Darwito
ABSTRAK

Perkembangan kebutuhan manusia terhadap keadaan alam sekitar sangat menuntut manusia untuk menyadari keadaan dan kejadian alam sekitar. Penanggulangan maupun tindak balik terhadap kejadian alam yang terjadi terkadang membutuhkan respon cepat sehingga dibutuhkan sebuah teknologi yang dapat mendeteksi dan melaporkan ketika sebuah fenomena alam sedang terjadi pada daerah yang sulit untuk dijangkau manusia. Jaringan sensor nirkabel merupakan sebuah teknologi yang memberikan akses remote kepada manusia untuk mengetahui suatu kejadian yang terdeteksi oleh sensor cerdas. Jaringan sensor nirkabel menggunakan sensor cerdas yang peka terhadap suatu fenomena alam yang sedang diamati. Membuat analisa data dan mengirimkannya melalui base station. Untuk beberapa kasus, mengharuskan sensor – sensor tersebut dapat bersifat mobile dan memiliki ketahanan energi yang baik. Untuk itu diterapkan sebuah metode clustering yaitu algoritma LEACH yang mengelompokkan sensor – sensor tersebut dalam sebuah struktur jaringan clustering. Membuat sebuah protocol yang dapat menghemat energi pada sensor. Untuk pengaplikasian sensor bergerak, digunakan algoritma M-LEACH untuk mendukung penggunaan mobile sensor dengan mengaplikasikan protocol JOIN/DISJOIN. Pada penelitian ini akan dibuat sebuah sistem komunikasi dari jaringan sensor nirkabel yang menerapkan algoritma LEACH dan M-LEACH dengan membandingkan proses dan keluaran dari kedua algoritma tersebut. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran perbedaan penggunaan algoritma LEACH dan M-LEACH pada jaringan sensor nirkabel yang diaplikasikan pada perangkat keras Arduino dengan modul Xbee.

[DOWNLOAD ABSTRACT]