Author : RENDY ARDICHA PRADANA   , Amang Sudarsono, Haryadi Amran Darwito
ABSTRAK

Tak bisa dihindari, kehadiran internet dewasa ini seakan sudah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat. Berbagai macam layanan ditawarkan oleh para penyedia jasa layanan, seperti instant messaging, video call, voice call over IP (VoIP). Video Conference adalah layanan yang saat ini tengah berkembang didalam masyarakat. Dengan menggunakan video conference, pengguna serasa bertatap muka secara langsung dengan user yang dituju, sehingga komunikasi akan berjalan lebih attraktif dan efisien. Ada berbagai macam metode pengamanan data, salah satunya adalah dengan menggunakan kriptografi. Salah satu teknik kriptografi adalah enkripsi. Enkripsi terbagi menjadi 2, yakni enkripsi simetris dan enkripsi asimetris. Didalam proyek akhir ini, akan digunakan enkripsi simetris dengan menggunakan algoritma DES, 3DES, dan AES. Pengujian dilakukan dengan mengubah algoritma enkripsi yang diterapkan didalam jaringan yang dibangun, kemudian dibandingkan performansi yang dihasilkan oleh sistem. Dari hasil pengujian sistem, algoritma AES 256 bit memiliki latency dan jitter yang paling buruk diantara algoritma enkripsi yang lain, yaitu berturut turut adalah sebesar 1293.6 ms dan 749.2 ms. Sedangkan throughput adalah hampir sama di semua pengujian, yaitu untuk DES adalah 192.8 kbps, 3DES adalah 164.4 kbps, AES 128 bit adalah 165.4 kbps, dan AES 256 bit adalah 157.6 kbps

[DOWNLOAD ABSTRACT]