Author : Afri Yogi Budi Santoso   , Akhmad Hendriawan, Zainal Arief
ABSTRAK

Dewasa ini, kebutuhan akan keamanan merupakan sesuatu yang sangat penting. Security system yang ada di pasaran saat ini masih memiliki keterbatasan yaitu sensor-sensor yang digunakan tidak dapat mengenali antara pemilik ataupun pencuri yang akan masuk. Salah satu cara untuk mengenali hal tersebut adalah dengan cara megidentifikasi getaran yang diberikan ke pintu. Oleh karena itu, pada penelitian ini bermaksud untuk mengatasi kekurangan tersebut dengan menambahkan sensor getar yang digunakan untuk mengidentifikasi getaran yang diberikan ke pintu. Informasi dari sensor getar diproses oleh average filter yang berguna untuk menghaluskan data. Jika terdapat data yang melebihi threshold maka mikro mulai menginisialisasi timer dan variable counter juga akan diinisialisasi. Bersamaan dengan itu jika terdapat input yang melebihi threshold maka variable counter akan mulai menghitung. Hitungan counter akan berakhir setelah timer mencapai 3 detik. Nilai counter selanjutnya akan dibandingkan dengan nilai referensi yang sudah ditentukan sebelumnya. Jika lebih besar, maka system akan mengenali aktifitas tersebut sebagai aktivitas pengrusakan kunci. System juga akan mengaktifkan actuator dan juga mengirimkan notifikasi ke social media yaitu twitter. Berdasarkan hasil pengujian, system mampu mengidentifikasi adanya aktivitas pengrusakan kunci sesuai dengan kontribusi yang dibutuhkan dengan error sebesar 10 persen dan juga mengirimkan notifikasi ke twitter dengan rata-rata waktu pengiriman 11,85 detik setelah alat mengidentifikasi adanya aktifitas pengrusakan kunci.

[DOWNLOAD ABSTRACT]