Author : Hanova Gempur Wilantara   , Eru Puspita, Legowo Sulistijono
ABSTRAK

Loker sebagai tempat menyimpan barang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Sistem penggunaan loker di masyarakat pada umumnya berjalan secara manual, dimana pengguna mencari tempat sendiri untuk meletakkan barang begitu juga ketika mengambil barang. Sering kali pengguna mengalami kesulitan untuk mencari loker dalam keadaan kosong atau ketika mencari loker tempat barangnya berada. Sistem otomasi pada loker dimulai dengan input peminjaman oleh pengguna loker. Setelah itu sistem akan mencarikan loker kosong bagi pengguna. Untuk proses pengambilan juga dilakukan dengan menekan push button. Kemudian sistem akan memberikan instruksi untuk proses pengambilan identitas dari pengguna menggunakan kartu yang terdapat dari masing-masing loker milinya dengan menggunakan metode RFID. Ketika kartu identitas yang digunakan oleh pengguna sesuai maka loker akan berputar sampai lokasi loker miliknya berada tepat di pintu keluar. Penggunaan sensor limit switch akan berperan sebagai penentu lokasi loker. Limit switch akan disusun untuk membentuk kombinasi bilangan biner yang berbeda untuk setiap loker. Setelah posisi loker tepat, maka kunci pintu akan secara otomatis terbuka sehingga pengguna dapat mengambil barang miliknya. Tingkat kebenaran dari sensor posisi yang dipakai adalah sebesar 86%. Sedangkan untuk tingkat keberhasilan ketika sistem terintegrasi menjadi satu adalah sebesar 91,67% dalam proses peminjaman dan 90,625% untuk proses pengambilan barang.

[DOWNLOAD ABSTRACT]