Author : TRINO TRI SAPUTRO   , Taufiqurrahman, Wahjoe Tjatur Sesulihatien, Eru Puspita
ABSTRAK

Getaran tanah adalah gerakan bumi yang terjadi akibat perambatan gelombang seismik di tanah. Getaran yang terjadi biasanya diakibatkan oleh gempa bumi, ledakan, getaran mesin dan getaran lalu lintas kendaraan. Dampak yang bisa ditimbulkan dari getaran tanah adalah tanah, badan jalan, lantai dan dinding rumah menjadi retak. Getaran-getaran tanah dalam skala besar dapat dirasakan dan dapat mengindikasikan terjadinya bencana seperti gempa bumi dan tanah longsor. Proses monitoring pergerakan tanah secara berkala adalah solusi nyata untuk mengetahui gejala-gejala dini dari bencana yang mungkin akan terjadi, sehingga dapat meminimalisir korban jiwa. Tetapi sampai saat ini alat pendeteksi getaran tanah hanya terbatas ditempatkan pada stasiun-stasiun pendeteksian tertentu. Daerah rawan kejadian tanah longsor dan gempa bumi yang tidak terdapat stasiun akan beresiko mengalami dampak kerusakan yang lebih besar, baik secara materil dan imateril. Berdasarkan latar belakang inilah, perlu dibuat suatu alat yang mampu mendeteksi dan mengukur getaran tanah dalam skala luas, tidak hanya terbatas pada stasiun pendeteksian. Hal tersebut dapat dicapai dengan menggunakan sensor pergerakan accelerometer yang disusun ke dalam sebuah sistem jaringan sensor dengan melakukan proses pengiriman data secara wireless. Data getaran tanah ini ditampilkan berupa grafik pada komputer dan selanjutnya disimpan kedalam database. Dalam proses pemberian simulasi gempa skala 3 MMI sensor accelerometer yang digunakan pada proyek akhir ini mendeteksi nilai getaran tanah antara -3m/s2 sampai 9m/s2.

[DOWNLOAD ABSTRACT]