Author : Dzuriyati   , Budi Nur Iman, Eru Puspita, Ronny Susetyoko
ABSTRAK

Lalu lintas kendaraan pada jalan raya ITS relatif padat pada jam-jam berangkat kerja dan kuliah, sehingga sulit untuk mahasiswa yang akan menyeberang menuju kampus. Jam-jam padat yang dimaksud yaitu antara jam 07.38 WIB sampai dengan jam 08.08 WIB. Sampai pada saat ini dalam sistem penyeberangan PENS masih menggunakan jasa petugas keamanan untuk membantu penyeberang. Lampu lalu lintas adalah lampu yang mengendalikan arus lalu lintas yang terpasang di persimpangan jalan, tempat penyeberangan pejalan kaki (zebra cross), dan tempat arus lalu lintas lainnya. Lampu ini yang menandakan kapan kendaraan harus berjalan dan berhenti secara bergantian dari berbagai arah. Pengambilan keputusan kendaraan harus berhenti atau tidaknya tergantung padat tidaknya suatu kepadatan lalu lintas dengan cara menggunakan survei data statistik dan diuji menggunakan kolmogorv smirnov sehingga di dapatkan asumsi poisson. Cara kerja sistem penyeberangan adalah ketika tombol ditekan, hal tersebut menandakan bahwa sedang ada orang yang akan menyeberang. Sensor kepadatan digunakan untuk pengamat kondisi kepadatan lalu lintas yaitu laser pointer (Tx) akan ditembakkan pada photo diode (Rx) untuk memberitahukan kondisi lalu lintas yang terjadi yang kemudian diolah oleh mikrokontroler. Dari hasil pengujian sistem penyeberangan yang berdasarkan distribusi poisson mempunyai keakuratan sebesar 90% dari 10 kali percobaan.

[DOWNLOAD ABSTRACT]