Author : onidia arimbi juwita   , Eru Puspita, Ronny Susetyoko
ABSTRAK

Proses pengeringan dendeng menjadi salah satu faktor yang sangat penting dalam hal kualitas dan lamanya penyimpanan. Pada umumnyasecara konvensional, dendeng dikeringkan di bawah terik panas matahari untuk kurun waktu kurang lebih tiga hari. Cara ini membutuhkan waktu yang relatif lama, apalagi jika cuaca tidaklah mendukung. Untuk itu, dalam Proyek Akhir ini dirancang mesin pengering dendeng yang membutuhkan waktu relatif lebih cepat. Proses pengeringan dendeng pada mesin ini menggunakan tiga buah pemanas (heater) yang diparalel menjadi satu, satu buah sensor suhu dan kelembaban untuk mengetahui level suhu dan kelembaban yang digunakan untuk pengeringan serta satu buah sensor berat untuk mengetahui besarnya penyusutan dendeng. Suhu maksimal yang digunakan pada proses pengeringan yakni 41oC. Besarnya suhu yang terbaca pada sensor menjadi masukan untuk mengatur heater melalui pengaturan PWM dengan mengimplementasikan fuzzy logic controller. Jika berat dendeng yang diletakkan pada rak-rak mekanik tidak lagi mengalami penyusutan yang berarti atau telah mencapai 60% dari berat awal, maka sistem dapat dikatakan berhenti. Untuk hasilnya, diperoleh berat akhir sebesar 0,485 kg dari berat awal yakni sebesar 1,1 kg dengan waktu pengeringan selama enam jam. Selama proses pengeringan digunakan PWM phase positif yang merupakan output dari fuzzysebagai pengatur suhu ruang pengeringan agar tetap stabil dan optimal.

[DOWNLOAD ABSTRACT]