Author : Hadi Sasmito   , Paulus Susetyo Wardhana, Kemalasari
ABSTRAK

Anggrek Dendrobium merupakan komoditas yang banyak digemari masyarakat dan sangat berpotensi untuk dikembangkan karena mempuyai nilai ekonomis yang tinggi sebagai komoditas ekspor maupun untuk pasaran dalam negeri. Namun, kecepatan pertumbuhannya relatif lambat. Hal ini menyebabkan para petani pemula gampang menyerah dalam mengkembang biakannya. Anggrek dendrobium memerlukan suhu ruangan rata-rata sebesar 250C-270C serta membutuhkan kelembaban udara sebesar 60 - 85% RH. Tanaman ini juga membutuhkan intensitas matahari sebanyak 35 – 50% Maka dari itu diperlukan suatu sistem pengaturan suhu, kelembaban udara, dan intensitas cahaya matahari pada rumah kaca untuk tanaman anggrek dendrobium hidroponik ini agar dapat tumbuh secara optimal. Pada rumah kaca terdiri dari ruang pengondisian suhu dan kelembaban. Sistem ini menggunakan sensor suhu LM35 dan sensor kelembaban HR 202 serta sensor cahaya LDR yang akan mengirimkan data menuju ke mikrokontroller yang kemudian akan direspon oleh aktuator berupa kipas dc, pompa air, dan sistem buka tutup atap dengan menggunakan motor dc. Pada hasil pengujian, sensor suhu, kelembaban dan intensitas cahaya bekerja dengan cukup baik, hal ini dapat dibuktikan dengan error % yang didapatkan dari hasil pengujian sensor kurang dari 6%. Waktu yang dibutuhkan untuk sistem mencapai kondisi yang diinginkan adalah sekitar 20 menit.

[DOWNLOAD ABSTRACT]