Author : Brilliyans Cahragil Suko P.   , Endro Wahjono, Suhariningsih
ABSTRAK

Di kota-kota besar khususnya Surabaya, terdapat jalan raya dengan lampu lalu lintas dimana salah satu sisinya terdapat palang pintu kereta api namun antara lampu lalu lintas dengan palang pintu kereta belum bekerja secara terintegrasi sehingga menimbulkan kemacetan lalu lintas karena penumpukan kendaraan pada sisi jalan yang dilalui kereta api. Salah satu jalan yang sering terjadi kemacetan akibat kereta api yang melintas ialah di Jalan Raya Wonokromo terutama pada jam padat aktivitas kendaraan sehingga dibutuhkan sistem yang saling terintegrasi antara satu lampu lalu lintas dengan lampu lalu lintas yang lain yang terdapat palang pintu kereta api serta dapat dimonitoring. Pada prototype pengaturan lampu lalu lintas ini terdapat satu kontrol utama dan tiga kontrol bantu untuk masing-masing titik lampu lalu lintas, pengaturan akan berubah dari keadaan normal menjadi keadaan khusus saat palang pintu kereta api menutup yang dideteksi keadaan ini disebut sebagai kondisi interupt . kondisi khusus juga berlaku pada lampu lalu lintas yang berada tidak jauh dari lampu lalu lintas yang terdapat kondisi interrupt. Akan tetapi kondisi khusus ini hanya merubah pengaturan waktu pada masing-masing titik lampu lalu lintas.

[DOWNLOAD ABSTRACT]