Author : Terry Aprilia Subagio   , Okkie Puspitorini, Ari Wijayanti
ABSTRAK

Komunikasi merupakan hal yang penting bagi Pelabuhan Tanjung Perak yang mempunyai komunikasi dengan traffic yang tinggi. Dimana komunikasi ini digunakan oleh pekerja lapangan atau antara terminal di wilayah pelabuhan untuk menjaga keamanan dan keselamatan semua elemen di wilayah pelabuhan. Oleh sebab itu dibutuhkan perubahan sistem komunikasi menggunakan teknologi terestrial trunked radio. Sehingga diperlukan perencanaan sistem komunikasi dengan perhitungan link budget. Pada penelitian ini dibuat sebuah perencanaan perhitungan link budget menggunakan teknologi Terestrial Trunk Radio (TETRA) yang merupakan perhitungan loss, daya pancar efektif, daya terima, signal to noise ratio, bit error rate dan signal operating margin dari antena pemancar menuju penerima. Untuk perhitungan path loss menggunakan model okumura hatta untuk kategori urban kota kecil atau medium untuk wilayah daratan pelabuhan, sedangkan untuk wilayah perairan dalam menggunakan loss over water, dan untuk menentukan coverage area menggunakan metode rentang dinamis. Hasil dari penelitian ini berdasarkan perhitungan link budget untuk wilayah daratan dan perairan dalam pelabuhan pada tiap termnal. Daya terima di Terminal Jamrud sebesar -47,329 hingga -34,329 dBm. Daya terima di Terminal Berlian sebesar -44,329 hingga -31,074 dBm. Daya terima di Terminal Nilam sebesar -49,267 hingga -36,267dBm. Daya terima di Terminal Mirah sebesar -63,509 hingga -50,509 dBm. Daya terima di Terminal Kalimas sebesar -82,23 hingga -69,23 dBm. Daya terima di Terminal Penumpang sebesar -78,126 hingga -65,126 dBm. Daya terima di Terminal Ro-ro sebesar -76,902 hingga -63,902 dBm. Daya terima di Terminal Peti Kemas sebesar -90,919 hingga -77,919 dBm.

[DOWNLOAD ABSTRACT]