Author : Mirda Cahya Pradena   , Arna Fariza, Rengga Asmara, Jauari Akhmad Nur Hasim
ABSTRAK

Sistem bertani secara konvensional selama ini dinilai kurang produktif. Dilihat dari tidak tercapainya swasembada pangan. Hal tersebut tidak hanya merugikan petani, namun akan mengganggu stabilitas nasional karena komoditas pertanian adalah kebutuhan pokok dari masyarakat. Penggunaan teknologi terkini mencoba memberikan pendekatan baru untuk semakin meningkatkan produksi pertanian. Sistem ini mencoba memberi pendekatan baru dalam membuat perencanaan tanam yang lebih matang- dalam tugas akhir ini prediksi proporsi luas areal tanam untuk tiap-tiap komoditas pertanian kabupaten Tuban- melalui penggunaan teknologi web yang sangat mudah diakses oleh semua orang. Sistem terbagi atas server dan client. Dimana proses prediksi terletak di server yang hanya bisa diakses oleh pihak Dinas Pertanian Tuban, dan hasil dari prediksi bisa dilihat oleh masyarakat di sisi client. Dalam penelitian ini digunakan metode smoothing antara lain moving average dan exponential smoothing untuk mencari hasil prediksi karena data luas areal tanam sebagai data training termasuk data musiman. Dari peneilitian ini didapatkan error prediksi yang terbilang besar, sehingga metode moving average dan tidak cocok digunakan untuk seperti data luas areal tanam.

[DOWNLOAD ABSTRACT]