Author : Anisa Faza   , Hestiasari Rante, Tri Budi Santoso
ABSTRAK

Penelitian ini mengembangkan batikARise, yaitu aplikasi pembelajaran motif batik berbasis Android yang mengintegrasikan teknologi Augmented Reality (AR), sistem multi-role, pengelolaan konten dinamis, gamifikasi, serta penilaian AR Drawing berbasis Artificial Intelligence menggunakan metode Deep Image Structure and Texture Similarity (DISTS). Aplikasi ini dirancang untuk menghadirkan media pembelajaran batik yang lebih interaktif, sekaligus memberikan ruang bagi batik artist dan administrator untuk mengelola konten motif batik secara langsung. Materi pembelajaran pada aplikasi berfokus pada enam motif Batik Surabaya, yaitu Abhi Boyo, Sparkling, Remo Suroboyoan, Kembang Bungur, Kintir-Kintiran, dan Gembili Wonokromo. Sistem dikembangkan menggunakan metode Waterfall dengan dukungan Unity, PlayFab, Cloudinary, Google Sheet, dan server FastAPI. Berdasarkan hasil eksperimen, metode DISTS dinilai lebih sesuai dibandingkan SSIM karena mampu menilai kemiripan gambar tidak hanya dari bentuk dasar, tetapi juga dari struktur, tekstur, warna, dan pola visual secara keseluruhan. Pada evaluasi menggunakan Confusion Matrix, diperoleh threshold terbaik sebesar 0,64 dengan accuracy 0.5876; precision 0.3809; recall 0.7089; dan F1 Score 0.4955. Pengujian pengguna yang melibatkan 10 responden dengan—5 responden sebagai user dan 5 responden sebagai batik artist—menunjukkan success rate sebesar 79.09% pada role user dan 53.57% pada role batik artist. Selain itu, evaluasi ahli memperoleh nilai 100% dari ahli batik dan 70% dari ahli teknologi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa batikARise berpotensi digunakan sebagai media pembelajaran motif batik berbasis AR, meskipun masih diperlukan penyempurnaan pada aspek UI/UX, efisiensi penggunaan, dan stabilitas fitur AR.

[DOWNLOAD ABSTRACT]