Author : Irfan Nur Diansyah   , Renny Rakhmawati, Diah Septi Yanaratri
ABSTRAK

Peningkatan konsumsi energi listrik pada sektor rumah tangga menuntut adanya sistem yang mampu memantau sekaligus mengelola penggunaan energi secara efisien, khususnya pada pelanggan listrik prabayar. Meter listrik prabayar yang digunakan saat ini hanya menampilkan sisa energi secara keseluruhan sehingga pengguna sulit mengetahui pola konsumsi energi dan mengendalikan penggunaan listrik sesuai kebutuhan. Proyek Akhir ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem manajemen dan monitoring efisiensi pemakaian daya listrik berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu melakukan pemantauan parameter kelistrikan secara real-time serta mengatur penggunaan beban berdasarkan skala prioritas pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan monitoring parameter kelistrikan secara real-time pada lima jenis beban rumah tangga, yaitu lampu LED 15 Watt, kipas angin 35 Watt, rice cooker 300 Watt, dispenser 350 Watt, dan charger laptop 65 Watt. Sistem juga berhasil menjalankan fungsi konfigurasi melalui Access Point, mengirimkan data monitoring dan notifikasi melalui Telegram, serta menerapkan manajemen beban secara otomatis berdasarkan skala prioritas. Pengujian efisiensi dilakukan dengan membandingkan penggunaan energi selama tiga hari yang diproyeksikan menjadi penggunaan selama satu bulan. Hasil pengujian menunjukkan konsumsi energi tanpa sistem sebesar 40,85 kWh, sedangkan setelah menggunakan sistem menjadi 34,11 kWh, sehingga terjadi penghematan energi sebesar 6,74 kWh dengan efisiensi energi sebesar 16,50%. Selain itu, biaya penggunaan listrik menurun dari Rp55.229 menjadi Rp46.116, sehingga diperoleh penghematan biaya sebesar Rp9.113 dengan efisiensi biaya sebesar 16,50%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik sekaligus membantu pengguna listrik prabayar dalam mengendalikan konsumsi energi secara lebih efektif dan terencana.

[DOWNLOAD ABSTRACT]