Author : Wafiqoh Syifa'Ul Qolbi   , Renny Rakhmawati, Endro Wahjono
ABSTRAK

Di era modern, kebutuhan energi listrik terus meningkat seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan penggunaan perangkat elektronik. Salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan energi tersebut adalah pemanfaatan energi terbarukan, khususnya (photovoltaic/PV) yang memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber energi utama. Namun, keluaran daya panel surya sangat bergantung pada intensitas cahaya matahari yang bersifat tidak konstan, sehingga diperlukan sumber energi pendukung untuk menjaga kontinuitas suplai daya. Oleh karena itu, digunakan sistem suplai hybrid yang mengombinasikan panel surya dan listrik dari jaringan PLN. Pada penelitian ini dirancang sebuah sistem pengisian baterai lithium-ion 24 V 5 Ah menggunakan suplai hybrid berupa panel surya berkapasitas 2 x 100 Wp dan jaringan PLN. Metode pengisian yang digunakan adalah Constant Current–Constant Voltage (CC-CV) berbasis Buck converter yang dikendalikan secara closed-loop oleh Fuzzy Logic Controller (FLC). Pengujian sistem switching otomatis (relay) menunjukkan keberhasilan pengalihan sumber secara instan dari PV ke PLN saat tegangan PV drop di bawah threshold 36,0 V. Berdasarkan hasil pengujian closed-loop dengan kontrol FLC, sistem berhasil mempertahankan arus konstan sebesar 1,5 A pada mode CC dan menjaga tegangan stabil pada ambang batas 28,8 V pada mode CV. Proses pengisian closed-loop dari kapasitas State of Charge (SOC) 50% hingga 92% membutuhkan waktu total selama 101 menit, baik menggunakan sumber PLN (52 menit mode CC, 49 menit mode CV) maupun sumber PLTS (101 menit mode CC, 34 menit mode CV). Arus pengisian akhir saat baterai jenuh (saturasi) menyentuh angka 0,4 A (8% dari kapasitas baterai) sebagai parameter pemicu sistem cut-off otomatis. Seluruh pergerakan parameter kelistrikan berhasil ditransmisikan secara real-time melalui modul ESP32 menuju dashboard IoT berbasis Flutter tanpa adanya kehilangan data.

[DOWNLOAD ABSTRACT]