Author : Nimas Ayu Christanti Dwiningtyas   , Desy Intan Permatasari, Andhik Ampuh Yunanto
ABSTRAK

Transformasi digital meningkatkan permintaan industri terhadap platform analitik video berbasis Artificial Intelligence (AI). Namun, banyak platform memiliki antarmuka yang kompleks sehingga menyebabkan tingkat adopsi pengguna rendah. Penelitian ini menerapkan pendekatan User-Centered Design (UCD) pada platform Nedo Vision untuk menyelaraskan desain antarmuka dengan kebutuhan operasional pengguna. Evaluasi kualitas sistem dilakukan menggunakan McCall Quality Model yang berfokus pada aspek Correctness, Reliability, dan Usability, serta pengujian System Usability Scale (SUS) dalam dua tahapan iterasi. Pada iterasi pertama, pengujian SUS menghasilkan skor rata-rata sebesar 54.17 untuk fitur BYOM, 65.42 untuk fitur Pipeline Workflow 64.17 untuk Auto Label, yang menunjukkan bahwa kualitas usabilitas sistem masih berada dalam kategori ambang batas (marginal). Berdasarkan umpan balik tersebut, perbaikan pada iterasi kedua difokuskan pada optimasi kanvas kerja, penambahan fitur Autosave dan Undo/Redo, serta penyediaan halaman pratinjau Preview Auto labeling. Langkah optimasi ini berhasil meningkatkan kepuasan pengguna dengan capaian skor SUS akhir sebesar 69.38 untuk fitur Custom Workflow dan 77.50 untuk fitur Auto Label yang masuk dalam kategori layak dan dapat diterima (acceptable). Selain itu, pengujian fungsional berbasis model McCall memvalidasi bahwa sistem telah stabil dalam mengeksekusi skenario logika industri di lapangan.

[DOWNLOAD ABSTRACT]