Author : Nanda Ismail Saputro   , Mohammad Zikky, Artiarini Kusuma Nurindiyani
ABSTRAK

Kualitas visual merupakan salah satu aspek penting dalam pengembangan game. Namun, salah satu tantangan utama dalam pengembangan aset game adalah menghasilkan kualitas visual yang tinggi tanpa memberikan beban performa yang signifikan. Resolusi tekstur yang tinggi mampu meningkatkan kualitas tampilan, tetapi juga berpotensi meningkatkan penggunaan memori dan menurunkan efisiensi rendering. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aset Modular Kit 3D rumah adat Indonesia serta mengevaluasi efektivitas AI Assisted Texture Upscaling dalam meningkatkan resolusi tekstur dengan tetap mempertahankan performa. Pengembangan aset dilakukan menggunakan Blender untuk pemodelan 3D, Substance Painter untuk pembuatan tekstur Physically Based Rendering (PBR), serta AI Assisted Texture Upscaling untuk meningkatkan resolusi tekstur. Evaluasi dilakukan melalui pengujian teknis menggunakan Unity Profiler dan pengujian visual terhadap 33 responden dengan membandingkan tiga metode tekstur, yaitu 512px, 2K AI Assisted Upscaling, dan 2K Native. Hasil pengujian menunjukkan bahwa AI Assisted Texture Upscaling menggunakan texture memory sebesar 1.000 MB, lebih rendah dibandingkan tekstur 2K Native sebesar 1.560 MB, serta mampu mempertahankan rata rata performa sebesar 128 FPS, mendekati tekstur 512px yang mencapai 134 FPS. Hasil evaluasi visual menunjukkan nilai sebesar 85,09% dengan kategori Sangat Layak, sedangkan 90,9% responden memilih metode tersebut sebagai pilihan terbaik ketika mempertimbangkan kualitas visual dan efisiensi secara bersamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi Substance Painter dan AI Assisted Texture Upscaling dapat diterapkan sebagai workflow pembuatan aset modular yang mampu menghasilkan kualitas visual yang baik dengan performa yang tetap efisien untuk pengembangan game.

[DOWNLOAD ABSTRACT]