Author : Dafit Ody Endriantono   , Dedid Cahya Happyanto, Niam Tamami
ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan mengatasi volatilitas sensor dan ketidakpastian keputusan dalam manuver menyalip kendaraan secara real time dengan menerapkan arsitektur edge computing lokal berbasis heterogeneous dual LiDAR guna mengatasi keterbatasan area persepsi pada sistem sensor tunggal atau single LiDAR. Sistem NAVIENTA atau Navigation Intelligent Assistant ini memadukan sensor LiDAR jarak jauh TF350, pemindai laser jarak pendek RPLIDAR A3M1, dan arsitektur GPS dengan platform Intel NUC13ANH sebagai pusat pemrosesan konkuren untuk memfasilitasi antarmuka suara hands free. Kontribusi ilmiah dari karya ini terletak pada integrasi sinergis fusi informasi multi sumber asimetris melalui kombinasi Extended Kalman Filter atau EKF dinamik kinematik untuk estimasi kondisi atau state estimation yang kuat; yang kemudian dievaluasi secara real time oleh Mamdani Fuzzy Inference System atau FIS berbasis 27 aturan untuk menghasilkan kalibrasi status keselamatan seperti Safe, Caution, dan Danger tanpa dependensi cloud. Hasil eksperimen lapangan di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya atau PENS menunjukkan galat rata rata rendah dengan profil latensi stabil, yaitu 1,08 persen dengan waktu deteksi 0,0158 detik pada pelacakan TF350 hingga 150 meter, 0,77 persen dengan waktu deteksi 4,26 detik pada pemindaian RPLIDAR A3M1 hingga 16 meter, serta 2,05 persen dengan waktu deteksi 1,00 detik pada estimasi kecepatan GPS. Namun, pengujian luar ruangan mengungkap adanya hardware processing delay rata rata sebesar 4,26 detik dengan rentang 3 hingga 5 detik pada RPLIDAR A3M1 akibat siklus penyaringan derau yang intensif. Latensi fisik ini memicu frustrasi pengemudi yang mengubah intonasi vokal, sehingga menurunkan tingkat keberhasilan pengenalan suara antarmuka auditori menjadi 85 persen. Sebaliknya, pada kondisi ideal, mesin suara Sherpa ONNX lokal berhasil mencapai akurasi 95,1 persen dan memangkas waktu reaksi pengemudi sebesar 38,8 persen, yaitu dari 1,8 detik menjadi 1,1 detik. Tanpa dependensi API eksternal, kerangka kerja NAVIENTA menyediakan solusi lintas platform yang tangguh untuk menghasilkan rekomendasi keputusan keselamatan yang andal.

[DOWNLOAD ABSTRACT]