Author : Jimly Adam Ahmad   , Ali Husein Alasiry, Khairurizal Alfathdyanto
ABSTRAK

Robot berkaki empat adalah jenis robot yang menyerupai binatang berkaki empat. Robot ini nantinya akan diikutsertakan dalam Kontes Robot Indonesia divisi Kontes Robot SAR Indonesia. Kompetisi ini adalah kompetisi dimana robot akan berpartisipasi dalam misi pencarian dan penyelamatan korban bencana yang biasa terjadi di Indonesia. Untuk menyelamatkan korban pada lomba tersebut, robot harus bisa membedakan korban asli dan dummy. Korban dummy ini berbeda dengan korban asli. Korban dummy yang ada pada misi KRSRI tahun 2024 tidak mempunyai tangan dan kepala. Sehingga robot harus bisa membedakannya. Kemudian robot harus bisa menyelamatkan korban asli tersebut untuk dibawa ke safe zone. Maka dari itu, robot harus memiliki sebuah sistem yang bisa membedakan korban asli dan dummy. Sehingga kami memutuskan untuk membuat sebuah sistem pendeteksi objek menggunakan Sipeed yang memiliki dedicated Neural Processing Unit (NPU). Sipeed tersebut digunakan karena memiliki form factor yang ringkas dan konsumsi daya yang kecil. Dengan tetap memiliki akurasi dan kecepatan processing yang cukup sehingga cocok untuk digunakan pada robot. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis yang telah dilakukan, diketahui bahwa model YOLO V11n merupakan model yang paling optimal untuk diimplementasikan pada robot EILERO. Model ini mampu mendeteksi korban dengan tingkat akurasi sangat tinggi, nilai precision mencapai 0.9995, serta waktu inferensi tercepat yaitu 3.4 ms pada representasi INT8. Selain itu, integrasi sistem dengan robot EILERO juga telah berhasil dilakukan dengan rata-rata waktu penyelesaian misi sekitar 35 detik dan error navigasi sebesar 1,266 mm.

[DOWNLOAD ABSTRACT]