RANCANG BANGUN COOLER BOX BERBASIS THERMOELECTRIC COOLER (TEC) UNTUK PENYIMPANAN MINUMAN KEMASAN
ABSTRAK
Dalam kehidupan sehari-hari, manusia membutuhkan alat pendingin seperti kulkas untuk menyimpan makanan, minuman, sayur, buah, daging, dan bahan makanan lainnya yang mudah rusak. Sistem pendingin yang paling umum digunakan saat ini adalah sistem kompresi uap, yang memanfaatkan zat pendingin seperti CFC (Chlorofluorocarbon) dalam proses pendinginannya. Namun, CFC memiliki dampak buruk terhadap lingkungan, seperti pemanasan global dan merusak lapisan ozon. Lapisan ozon, yang berperan penting dalam melindungi makhluk hidup dari radiasi ultraviolet B (UV-B) berbahaya, dapat rusak ketika bereaksi dengan gas Freon yang terlepas ke atmosfer. Saat cuaca panas, terutama ketika melakukan perjalanan jauh, pengemudi sering mengalami dehidrasi karena sulit memperoleh minuman segar atau dingin. Untuk mengatasi masalah ini, dikembangkanlah sebuah Cooler Box portabel yang tidak menggunakan gas Freon, melainkan teknologi pendingin termoelektrik (TEC).Sisi dingin dari modul Thermoelectric Cooler (TEC) dimanfaatkan untuk mendinginkan minuman di dalam box. Sistem ini menggunakan baterai 12V sebagai sumber daya utama, yang dapat diisi ulang menggunakan listrik PLN melalui adaptor 220V AC ke 12V DC, atau menggunakan panel surya melalui solar charge controller, sehingga cocok untuk digunakan di luar ruangan seperti pantai. Opsi pengisian ganda ini memastikan sistem tetap dapat berfungsi meskipun cuaca mendung atau jauh dari listrik. Sensor suhu DS18B20 digunakan untuk memantau suhu di dalam cooler box, sedangkan relay berfungsi mengontrol sistem ON/OFF pendingin sesuai dengan suhu. Mikrokontroler ESP32 mengolah data dari sensor suhu, arus, dan tegangan, lalu menampilkannya melalui LCD karakter. Pengaturan suhu dapat dilakukan secara manual menggunakan potensiometer, maupun secara jarak jauh melalui platform Blynk IoT. Melalui Blynk, pengguna juga dapat memantau suhu, arus, dan tegangan secara real-time menggunakan smartphone. Berdasarkan hasil pengujian, sistem ini mampu menurunkan suhu dari 26 °C menjadi 14 °C dalam waktu ±18 menit. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem pendingin termoelektrik ini efektif dalam menjaga suhu tetap rendah untuk menyimpan minuman kemasan. Selain itu, sistem ini lebih ramah lingkungan, aman, dan portabel, sehingga sangat cocok digunakan untuk keperluan perjalanan dan aktivitas luar ruangan.
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer