Author : Salma Qolbi Nurul Hidayati   , Putu Agus Mahadi Putra, Luki Septya Mahendra
ABSTRAK

Motor induksi tiga fasa banyak digunakan dalam industri karena efisiensi dan kemampuannya menggerakkan beban besar. Namun, kurangnya pengawasan dapat menyebabkan gangguan seperti arus lebih, tegangan lebih, dan ketidakseimbangan tegangan (unbalance voltage), yang berisiko merusak motor. Beberapa penelitian sebelumnya telah membahas proteksi berbasis Arduino dan relay standar, namun belum terintegrasi dengan sistem IoT yang mampu melakukan monitoring secara real-time. Penelitian ini merancang sistem proteksi motor induksi tiga fasa berbasis IoT menggunakan mikrokontroler STM32F401 dan modul ESP8266. Sensor arus SCT-013 dan sensor tegangan AMC1100 digunakan untuk mengukur parameter kelistrikan pada masing-masing fasa. Data dikirimkan ke platform WEB untuk pemantauan jarak jauh dan ditampilkan pada LCD untuk pemantauan lokal. Proteksi overcurrent mengacu pada kurva standar inverse sesuai IEC 60255-3. Jika terjadi gangguan, sistem memutus arus listrik melalui relay dan kontaktor, serta mengirimkan status gangguan ke server. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu mendeteksi overcurrent saat arus > 2,2A dengan error rata-rata waktu trip <4%. Sensor arus dan tegangan bekerja optimal pada arus di atas 2A dan tegangan di atas 80V dengan error <1%. Proteksi unbalance voltage bekerja sesuai standar ANSI, trip saat >3%. Sistem terbukti efektif dalam mendeteksi dan merespons gangguan secara otomatis, meningkatkan keamanan dan keandalan motor induksi di lingkungan industri.

[DOWNLOAD ABSTRACT]