Author : Faridatun Nisfa   , Okkie Puspitorini, Nur Adi Siswandari
ABSTRAK

Teknologi dan jaringan sensor nirkabel (Wireless Sensor Networking) berkembang pesat. Salah satunya adalah Internet of Things (IoT). Dengan semakin berkembangnya perangkat IoT, maka kebutuhan akan daya sebagai sumber penyedia arus listrik meningkat sehingga dibutuhkan sumber energi mandiri yang dapat diisi ulang dan digunakan secara terus menerus dalam jangka panjang. Penelitian ini memfokuskan pada pengembangan antena Vivaldi dengan transmission line Coplanar Waveguide (CPW) dan substrat dielektrik FR-4 (Epoxy) dengan konstanta dielektrik 4,3 dan tebal substrat 1,6 mm untuk memanen sinyal Radio Frequency (RF) pada frekuensi 900 MHz sampai 2,4 GHz. Dengan menggunakan sistem Radio Frequency Energy Harvesting (RFEH) yang difokuskan pada pengembangan antena, akan mengurangi penggunaan sumber daya konvensional. Simulasi menggunakan perangkat lunak CST Studio Suite 2019 dilakukan untuk mengoptimasi parameter desain antena, termasuk panjang stub, lebar stub, lebar gap, dan panjang slotline. Hasil menunjukkan bahwa antena Vivaldi dengan stub mampu mencapai performa yang lebih baik dengan nilai return loss S11 di bawah −10 dB pada sebagian besar frekuensi kerja, impedansi mendekati 50 Ω, VSWR di bawah 2, serta pola radiasi yang diuji pada ruang anechoic chamber. Selain itu, gain tertinggi antena mencapai 4,78 dBi pada frekuensi 1,8 GHz, dengan VSWR 1,19 dan return loss -24,301 dB, yang menunjukkan performa yang sangat baik pada frekuensi tersebut.

[DOWNLOAD ABSTRACT]