Author : Yasser Hadian   , Hendik Eko HS, Diah Septi Yanaratri
ABSTRAK

Keandalan operasi kereta api dan ketepatan waktu dalam layanannya sangat bergantung pada keandalan sistem penggerak weselnya. Salah satu komponen vital dalam sistem kereta api adalah catu daya untuk sistem penggerak wesel. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Uninterruptible Power Supply (UPS) sebagai catu daya cadangan penggerak wesel menggunakan Fuzzy Logic Control untuk proses pengisian daya baterai dengan metode Constant Current - Constant Voltage (CC – CV). Catu daya cadangan yang diteliti ini diharapkan dapat menyediakan daya listrik yang stabil dan dapat diandalkan ketika terjadi pemadaman pada catu daya utama. Fuzzy Logic Control digunakan untuk meningkatkan keakuratan dan keefektifan pengisian daya baterai, dengan mengatur tegangan dan arus pengisian agar sesuai dengan State of Charge (SOC) baterai. Penggunaan metode CC – CV ini dikarenakan metode tersebut dapat mempertahankan umur baterai lebih panjang serta dapat mengisi daya baterai lebih cepat daripada metode CC atau CV saja. Pada metode CC – CV ini, akan terjadi dua tingkat pengisian daya, yang pertama pada saat arus diatur konstan agar pengisian daya lebih cepat (CC), dan yang kedua saat pengisian daya diperlambat agar umur pakai baterai lebih awet (CV). Dari penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa pengisian daya baterai mode CC – CV telah dilakukan dengan baik, dengan arus charging 3A dan tegangan charging 14,4V. Konfigurasi relay DPDT juga telah berhasil memparalel baterai dengan converter ketika sumber utama ON serta menseri baterai ketika sumber utama OFF. Sistem UPS juga sudah berhasil memindahkan sumber ketika terjadi pemadaman, namun terkendala pada penggerak motor DC yang sering kali aktif sendiri ketika sumber utama ON yang disebabkan oleh banyaknya noise yang dihasilkan oleh sistem sehingga menyebabkan false trigger pada penggerak motor DC.

[DOWNLOAD ABSTRACT]