Author : Muhammad Zakky Daffa Fahrezzy   , Rachma Prilian Eviningsih, Novie Ayub Windarko
ABSTRAK

Bencana alam yang terjadi di Indonesia seringkali menyebabkan kerusakan infrastruktur, termasuk terputusnya pasokan listrik dari jaringan utama. Padahal, listrik merupakan kebutuhan pokok masyarakat untuk penerangan dan aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem pembangkit listrik alternatif berbasis energi terbarukan untuk kondisi darurat pasca bencana. Pada proyek akhir ini dirancang sistem pembangkit listrik tenaga surya menggunakan satu buah panel surya 50 Wp yang dikonversi melalui rangkaian Buck-Boost Converter untuk mengisi baterai lead-acid 12V 9Ah. Sistem ini mengandalkan kontrol PI (Proportional-Integral) untuk mengatur tegangan output konverter agar stabil pada 14.4V, sesuai dengan spesifikasi pengisian baterai. Sistem dilengkapi dengan dua buah relay, yaitu relay pertama berfungsi sebagai pemutus ketika tegangan output sudah mencapai 13.8V dan arus output 0.45A yang menandakan baterai sudah penuh, sedangkan relay kedua berfungsi untuk memutus beban berupa dua lampu DC 4W/12V ketika tegangan baterai sudah dibawah 11.4V. Selain itu, sistem juga dilengkapi dengan mekanisme cut-off otomatis berdasarkan arus, di mana jika arus pengisian turun di bawah 0,45 A, maka relay akan memutus aliran ke baterai untuk mencegah overcharging. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menyuplai penerangan selama 12 jam menggunakan energi dari panel surya, serta mampu mengatur pengisian baterai secara aman dan efisien pada tegangan 13.8V dengan kontrol PI dan sistem relay otomatis.

[DOWNLOAD ABSTRACT]