Author : Hafizh Hafiyyan   , Himmawan Sabda Maulana, Eko Henfri Binugroho
ABSTRAK

Kendaraan konvensional memiliki keterbatasan dalam aspek dinamika, seperti radius putar yang besar, risiko understeer dan oversteer, serta respons kemudi yang tidak konsisten, yang berdampak pada kenyamanan dan keselamatan berkendara. Permasalahan ini mendorong pengembangan teknologi kendaraan listrik (EV), salah satunya melalui modul X by Wire, di mana sistem kemudi (steer by wire), sistem penggerak (drive by wire), dan sistem pengereman (brake by wire) dikendalikan melalui mekanisme berbasis kabel tanpa koneksi mekanis. Modul ini dikombinasikan dengan suspensi sehingga membentuk satu unit independen yang dapat diintegrasikan dengan sasis kendaraan yang bertujuan untuk meningkatkan stabilitas, khususnya saat bermanuver. Pada perancangan kendaraan listrik ini, digunakan panjang wheelbase sebesar 4.594 mm dan wheeltrack sebesar 1.767 mm, yang memungkinkan pencapaian radius putar minimum sebesar 4,1 meter dengan sudut kemudi masing-masing roda sebesar 35,53 derajat (shaft sistem bergerak ke dalam sasis) dan 24,75 derajat (shaft sistem bergerak ke luar sasis).

[DOWNLOAD ABSTRACT]