Author : Angga Prasetya Awliya Ardi   , Nu Rhahida Arini, Sony Junianto
ABSTRAK

Indonesia memiliki potensi energi angin yang besar, namun kapasitas terpasang masih rendah. Pengembangan turbin angin lepas pantai menjadi solusi karena kualitas angin yang lebih stabil dan tersedianya ruang yang luas. Penelitian ini menganalisis kestabilan platform apung tipe semisubmersible untuk mendukung turbin angin berkapasitas 3 kW. Simulasi dilakukan untuk mengevaluasi respons dinamis platform melalui pendekatan interaksi fluida struktur. Platform memiliki massa total 399,4 kg dan membutuhkan volume air terdisplaced sebesar 0,388 m3. Titik apung berada pada 0,189 m dari dasar (keel), sementara pusat massa berada pada 0,42 m dari keel dan 0,901 m dari poonton 1 pada sumbu X. Nilai momen inersia terhadap sumbu X, Y, dan Z masing masing adalah 55,96 kg.m2, 55,37 kg.m2, dan 876,9 kg.m2. Simulasi dilakukan dalam dua kondisi lingkungan: rata rata (gelombang 0,3 m, periode 1,9 s) dan tinggi signifikan (0,61 m, 3,02 s). Hasil menunjukkan bahwa pada kondisi rata rata, frekuensi osilasi platform dalam arah heave dan pitch adalah 0,054 Hz, jauh dari frekuensi naturalnya (0,166 Hz heave, 0,662 Hz pitch). Pada kondisi tinggi signifikan, frekuensi osilasi meningkat menjadi 0,34 Hz (heave) dan 0,35 Hz (pitch), namun tetap tidak mencapai kondisi resonansi. Dengan demikian, platform yang dirancang memiliki performa dinamis yang stabil dan sesuai untuk mendukung pengembangan turbin angin lepas pantai di Indonesia.

[DOWNLOAD ABSTRACT]