STUDI EKSPERIMEN VARIASI TURBIN ANGIN VERTIKAL UNTUK MENINGKATKAN PERFORMA
ABSTRAK
Turbin angin sumbu vertikal (VAWT) cocok digunakan di daerah dengan kecepatan angin rendah seperti di Indonesia. Namun, nilai Coefficient of Power (Cp) dari turbin jenis Savonius dan Darrieus masih rendah, sehingga diperlukan perbaikan desain. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh rasio tumpang tindih (overlap ratio) pada turbin Savonius dan sudut puntir (twist angle) pada turbin Darrieus terhadap peningkatan nilai Cp. Selain itu, dilakukan juga pengujian distribusi tekanan pada profil bilah NACA 0018 untuk memahami pembentukan gaya angkat.Pengujian dilakukan secara eksperimen di terowongan angin selama 240 detik dengan variasi kecepatan udara. Parameter yang diamati meliputi RPM, percepatan sudut, torsi, daya mekanik, Tip Speed Ratio (TSR), dan Cp. Hasil menunjukkan bahwa turbin Savonius dengan overlap 0,15 menghasilkan Cp tertinggi sebesar 0.06018. Pada turbin Darrieus, sudut puntir 30 derajat menghasilkan Cp maksimum sebesar 0.00587. Sementara itu, pengujian pada foil NACA 0018 menunjukkan bahwa sudut serang 15 derajat menghasilkan perbedaan tekanan terbesar (Cp upper -2,8 dan Cp lower 1,3), yang membentuk gaya angkat paling kuat sebelum terjadi stall pada sudut 30 derajat. Dapat disimpulkan bahwa pengaturan overlap dan sudut puntir bilah dapat meningkatkan nilai Cp. Hasil ini mendukung pengembangan turbin angin vertikal skala kecil yang lebih efisien untuk daerah berangin rendah.
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer