Author : Heraldy Ramadhana Wahyu Hermawan Putra   , Renny Rakhmawati, Sutedjo
ABSTRAK

Baterai adalah komponen penting dalam teknologi modern, memberikan daya yang diperlukan untuk berbagai perangkat dan aplikasi tanpa perlu koneksi langsung ke sumber listrik tetap. Performa suatu baterai umumnya akan mengalami penurunan karena pengosongan yang dilakukan berulang kali. Pada saat pengosongan, batas overdischarge terkadang tidak dihiraukan sehingga menyebabkan baterai lebih cepat terdegradasi. Untuk mengatasi masalah tersebut maka dirancang sebuah estimasi State of Charge (SoC) yang akan digunakan untuk mengetahui nilai SoC saat kondisi discharging. Estimasi State of Charge (SoC) yang akurat sangat penting untuk manajemen dan penggunaan optimal baterai. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem estimasi SoC pada proses discharging baterai VRLA menggunakan kombinasi metode Coulomb Counting dan Fuzzy Logic. Metode Coulomb Counting digunakan untuk memperkirakan SoC berdasarkan arus dan waktu sementara Fuzzy Logic diterapkan untuk sebuah statement nilai estimasi State of Charge (SoC). Sistem yang dikembangkan memanfaatkan data arus dan waktu baterai selama proses discharging untuk mengestimasi SoC. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode Coulomb Counting-Fuzzy mampu memperkirakan nilai SoC dengan validasi dilakukan dengan membandingkan antara perhitungan teori dengan hasil pengujian secara praktik. Dimana pada saat pengujian beban AC pada menit 175 nilai SoC praktik menunjukkan nilai 75.00 % sedangkan pada teori menunjukkan nilai SoC 75.06 % kemudian untuk beban DC pada menit 177 nilai SoC praktik menunjukkan nilai 60.03 % sedangkan pada teori menunjukkan nilai SoC 60.18 %. Kemudian terdapat error yaitu ketika beban AC kipas dan lampu saat SoC 100%-75% dan beban DC Lampu saat SoC 75%-60% terdapat rata- rata error 0.1516%, sedangkan beban AC kipas saat SoC 100%-75% dan beban DC Lampu saat SoC 75%-60% rata-rata error 0.157%.

[DOWNLOAD ABSTRACT]