Author : Neha Helmay Putri Sanusi   , Lohdy Diana, Nu Rhahida Arini
ABSTRAK

Energi surya adalah sumber energi terbarukan yang tidak akan pernah habis, namun efisiensinya dapat menurun akibat peningkatan suhu permukaan panel potovoltaic (PV). Oleh karena itu, sistem pendingin diperlukan untuk menjaga kinerja termal modul PV. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh tinggi dan penambahan lubang pada heatsink terhadap kinerja pendinginan modul PV melalui simulasi numerik menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan metode SIMPLE. Menggunakan 4 variasi heatsink tanpa lubang dan lainnya dengan lubang dengan tinggi 10 mm dan 30 mm diberi jarak 15 mm dan 7.5 mm, pada kecepatan udara 1,5 m/s. Tujuan utama adalah memodelkan konfigurasi heatsink, menganalisis pengaruh geometri heatsink terhadap distribusi suhu, tekanan, dan aliran udara di sekitar modul PV. Hasil simulasi menunjukkan bahwa heatsink tanpa lubang memiliki efisiensi pendinginan rendah akibat penumpukan panas dan aliran udara yang stagnan. Sebaliknya, heatsink berlubang menunjukkan kecepatan udara dan distribusi suhu yang lebih merata, serta dapat menurunkan suhu permukaan PV dengan hasil efisiensi thermal diperoleh sebesar 69.6% untuk variasi heatsink berlubang dengan tinggi 30 mm. Desain ini terbukti lebih efektif dalam meningkatkan transfer panas konvektif dan efisiensi pendinginan, serta memperkuat efek konveksi alami di sekitar modul PV.

[DOWNLOAD ABSTRACT]