PEMBUATAN CINEMATIC STORYTELLING PADA CUTSCENE UNTUK MEMAKSIMALKAN PENYAMPAIAN ELEMEN NARATIF DALAM GIM UNTOLD
ABSTRAK
UNTOLD adalah gim dengan genre misteri puzzle bertema detektif, di mana pemain berperan sebagai detektif yang menyelidiki kasus pembunuhan. Untuk memperkuat penyampaian cerita, cutscene digunakan sebagai media utama dalam menghadirkan momen penting yang mendukung narasi. Proyek ini bertujuan membuat cutscene dengan pendekatan cinematic storytelling agar cerita dapat tersampaikan kepada pemain. Dalam proses pembuatannya, digunakan metode Beats and Units untuk membedah naskah menjadi bagian-bagian penting, dan Storyboard sebagai alat visualisasi awal. Setiap scene dalam cutscene dirancang berdasarkan komposisi visual, pengambilan sudut kamera, warna, dan suasana, agar mampu membangun emosi yang sesuai dengan cerita. Tahap produksi meliputi pra-produksi, previsual, pewarnaan, hingga penyuntingan akhir. Hasil akhir berupa tiga cutscene berdurasi pendek dengan gaya visual 2D. Evaluasi dilakukan melalui Expert review dan External Playtesting. Hasil dari Expert review menunjukan rata-rata 78%, Hasil akhir yang didapat dikategorikan Fungsional dan Efektif. sedangkan external playtesting memperoleh data rata-rata 83% yang masuk dalam kategori setuju. Analisis menggunakan Cronbach’s Alpha menghasilkan nilai 0,893 yang termasuk kategori tinggi. Gap negatif menunjukan bahwa persepsi pemain terhadap cutscene sebagian besar melampaui ekspektasi expert. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa proses pemnbuatan cutscene cinematic storytelling untuk memaksimalkan narasi berhasil membangun narasi yang dapat dimengerti dalam gim UNTOLD
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer