Author : Suci Rindya Kaswarie   , Sony Junianto, Joke Pratilastiarso
ABSTRAK

Tren dalam pemanfaatan laut sebagai sumber energi dipicu oleh potensinya yang sebesar 53,3% dibanding kapasitas pembangkit listrik di Jawa-Bali. Turbin Darrieus dalam hal ini menjadi jenis turbin yang kerap digunakan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut karena cocok dengan karakteristik arus Indonesia yang bidirectional dan tidak cukup besar. Maka dari itu, penelitian menganalisis performa Turbin Darrieus dengan menambahkan flow disturbance circular foil pada Selat Kepa. Menggunakan simulasi numerik bergeometri 3 Dimensi berbasis Computational Fluid Dynamics (CFD), penelitian memvariasikan jarak peletakan flow disturbance dari Turbin Darrieus, yakni 1/4D, dan 1/2D. Didapatkan hasil bahwa Turbin Darrieus dengan flow disturbance berjarak 1/4D mampu meningkatkan Cp turbin hingga 45,68% di kecepatan minimum Selat Kepa. Sedangkan flow disturbance 1/2D hanya mampu meningkatkan Cp 33,46%. Namun demikian, jarak 1/2D menghasilkan torsi self-starting yang lebih stabil dari pada variasi 1/4D.

[DOWNLOAD ABSTRACT]